Syarat Berkembang
Berkembang optimal beiklim Subtropis di ketinggian kawasan 700-1200 meter dpl, pada jenis apel malang tumbuh serta berbuah.
struktur tanahnya remah serta gembur, mempunyai aerasi, perembesan air yang gembur serta kaya materi organik dengan jenis tanah Latosol, Andosol serta Regosol.
Curah hujan ideal 1000-2600 mm dalam setahun terdapat 6-7 bulan lembap serta 3-4 bulan kering.
Tanaman apel memerlukan cahaya matahari yang cukup antara 50-60% setiap harinya, terutama pada dikala pembungaan.
Suhu Ideal bagi pertumbuhan (16˚C-27 ˚C).
Kelembapan tanah 75-85%.
Toleran terhadap pH 5,5-6,5.
Persiapan Bibit
Guna membuat buah apel malang yang bermutu tinggi diharapkan kualitas bibit dari sumber pohon indukan unggul,keberhasilan budidaya apel malang sangat ditentukan oleh faktor kualitas bibit. Ada persyaratan bibit apel yaitu : bibit apel terbebas dari hama serta penyakit,memiliki daya tumbuh tinggi,memiliki sifat genjah serta Tingkat keseragaman penampakan fisik menyerupai warna, bentuk serta ukuran lebih seragam dari bibit lain yang sejenis.
*Baca Juga : Langkah Mencangkok Tanaman Jeruk, Dengan Benar & Praktis
Perbanyakan apel malang sanggup dilakukan dengan dua (2 ) cara yaitu; perbanyakan secara generatif (biji) serta perbanyakan secara vegetatif melalui (sambung pucuk,cangkok serta stek). Tamanan apel malang berasal dari biji memerlukan waktu yang cukup usang untuk berbuah,sedangkan cara vegetatif memerlukan waktu relatif singkat untuk berbuah. Namun petani pada umumnya lebih menentukan jenis perbanyakan dengan cara vegetatif,cara ini terbilang efektif serta efisien dalam persentase (%) tingkat keberhasilan serta mempunyai kemiripan unggulan dengan indukan serta cepat berbuah.
Persiapan Lahan
Persiapan lahan tumbuhan apel malang sanggup dimulai dengan cara membersihkan sekaligus meratakan serta mengemburkan semak belukar (rumput berkayu) serta rumput alang-alang dengan cara manual (cangkul) serta mesin (bajak) ditergantung oleh jumlah luasan area tanam, apabila dibutuhkan tambahkan pupuk sangkar sebanyak 20 kg per lubang tanam yang dicampur merata dengan tanah, setelah itu dibiarkan selama 2 minggu.
Persiapan Tanam
Deretan acara penanaman apel malang dikerjakan beberapa kategori mulai dari penentuan referensi tanam,pembuatan lubang tanam serta teknik penanaman bibit.
Pola Tanam. Tanaman buah apel malang di tanam memakai referensi tanam monokultur atau tunggal,Jarak tanam yang ideal bagi tumbuhan apel Malang 3-3.5 x 3.5 m,usahakan penanaman apel malang tidak sanggup di tanam pada jarak yang agak rapat lantaran akan menjadi sangat rindang yang sanggup menjadikan kelembaban tinggi, sirkulasi udara kurang, sinar matahari terhambat serta meningkatkan pertumbuhan penyakit
*Baca Juga : 1001 Tips & Trik Menanam Buah Durian
Lubang Tanam. Ukuran lubang tanam antara 50 x 50 x 50 cm hingga 1 x 1 x 1 m. Tanah atas serta tanah bawah dipisahkan, masing-masing dicampur pupuk sangkar sekurangkurangnya 20 kg. Setelah itu tanah dibiarkan selama ± 2 minggu, serta menjelang tanam tanah galian dikembalikan sesuai asalnya.
Cara Penanaman. Dengan cara menyiapkan bibit apel malang yang siap tanam berumur 6-7 bulan dengan ketinggian mencapai 80-100 cm. Penanaman baik diusahakan memasuki pada awal ekspresi dominan penghujan,teknis penanaman bibit dimulai dengan merobek polibeg yang dikuti dengan penanaman bibit mencapai batas leler akar, kemudian tutup serta padatkan kembali.
Pemeliharaan
Penyulaman Bibit
yaitu menganti tumbuhan yang mati dilokasi tanam dengan tumbuhan yang baru, penyulaman akan dikerjakan tidak lebih dari 2 ahad setelah tanam, dengan cara mengganti tumbuhan gres yang mempunyai umur yang tidak jauh berbeda dengan tumbuhan yang akan kita ganti tersebut. Penyulaman sebaiknya dilakukan pada ekspresi dominan penghujan
Penyiangan serta Pembumbunan
Kegiatan penyiangan dilakukan dengan mengurangi sejumlah gulma (rumput liar) yang bersifat sebagai pesaing serta menganggu perkembangan bibit apel dengan cara mengkoret dengan cangkul. Aktifitas umumya bersamaan dengan acara pembubunan,hal ini bertujuan guna meninggikan kembali tanah disekitar tumbuhan semoga tidak tergenang air serta juga akan menggemburkan tanah.
Pemangkasan Tanaman
Kegiatan pemeliharaan dengan pemangkasan tumbuhan apel malang dilakukan semenjak umur 3 bulan hingga didapat bentuk yang dibutuhkan(4-5 tahun). Bagian dipangkas ialah bibit yang gres ditanam setinggi 80 cm, tunas tumbuh di bawah 60 cm, tunas ujung ruas dari pucuk, 4-6 mata serta bekas tangkai buah, cabang yang terdapat penyakit serta tidak produkrif, cabang yang menyusahkan pelengkungan, ranting atau daun yang menutupi buah.
Pemupukan
Waktu pemupukan dilakukan diawal ekspresi dominan penghujan,jenis pupuk yang diberikan,pemupukan sangat diharapkan guna meningkatkan ketersediaan hara tanah. Jenis pupuk yang dipakai sanggup mengunakan pupuk organik (pupuk kandang) maupun pupuk anorganik (pupuk kimiawi),bagi anutan takaran pemupukan ditahun pertama serta kedua sanggup mengunakan upuk 15-30 kg pupuk organik, urea 100 gram, TSP 50 gram serta ZK 20 gram,sedangkan buat pemupukan ditahun ketiga, keempat serta kelima, takaran pupuk dinaikan menjadi 25-40 kg pupuk organik, urea 150 gram, TSP 60 gram serta juga pupuk ZK sebanyak 40 gram.
Panen Buah Apel Malang
Ciri serta Umur Panen
buah apel malang sanggup dipanen pada umur 4-5 bulan setelah bunga mekar, tergantung pada varietas serta iklim. Malang sanggup dipanen pada umur 114 hari setelah bunga mekar . Pemanenan paling baik dilakukan pada dikala tumbuhan mencapai tingkat masak fisiologis. Ciri masak fisiologis buah adalah: ukuran buah terlihat maksimal, aroma mulai terasa, warna buah tampak cerah segar serta jikalau ditekan terasa kres.
Cara Panen dilakukan dengan lengkah memetik buah dengan tangan secara serempak bagi setiap kebun. Periode Panen yaitu enam bulan sekali menurut siklus pemeliharaan yang telah dilakukan. Sumber http://www.waring99.com

Komentar
Posting Komentar