Pak Tani - Cara Jitu Budidaya Singkong Semoga Hasil Menjadi Melimpah


Ketela pohon atau singkong (Manihot utilissima) merupakan  tanaman perdu tahunan dari suku Euphorbiaceae. Umbinya sanggup dipakai sebagai kuliner pokok penghasil karbohidrat serta daunnya sebagai sayuran.

Singkong mempunyai nilai harga jual yang tidak mengecewakan tinggi sehingga banyak petani yang lebih menentukan singkong sebagai tumbuhan kebun mereka. Singkong juga sanggup dimanfaatkan sebagai camilan,makanan tradisional,dan lain sebagainya.Berikut bagaimana cara menanam singkong yang baik supaya hasil melimpah.
*Baca Juga : Budidaya Selada Di Pekarangan Rumah Ternyata Praktis Loh.

Syarat Pertumbuhan Singkong
Singkong sanggup tumbuh maksimal pada tanah yang tanah yang berstruktur remah, gembur, tidak terlalu liat serta tidak terlalu poros serta kaya materi organik serta  memiliki kadar pH tanah berkisar antara 4,5 – 8,0 dengan pH ideal 5,8.
Suhu udara minimal bagi tumbuhnya ketela pohon/singkong sekitar 10 derajat Celcius serta kelembaban udara yang cocok untuk tumbuhan singkong yaitu berkisar antara 60 %.

Pengolahan Lahan untuk Singkong
Tanah harus di cek tingkat keasamanya.Tingkat keasaman tanah minimal 4,5 dengan pH yang ideal yaitu 5,8.Jika pH tanah dibawah 4,5 maka lahan harus dilakukan pengapuran untuk menetralkan tingkat keasaman tanah.
Lahan tempat penanaman harus terbebas dari gulma atau tumbuhan penggangu.Jika lahan sudah higienis dari gulma dan mempunyai tingkat keasaman yang cocok, kemudian cangkul tanah dan buatlah bedengan sebagai tempat menanamnya.Bedengan berfungsi untuk menghindari genangan air hujan Serta sanggup mempermudah dalam pemanenan nanti.

Pemilihan bibit Singkong
Sebaiknya gunakan bibit dengan varietas yang unggul yang mempunyai potensi hasil panen melimpah, disukai konsumen, serta cocok untuk tempat penanaman.
Bibit didapat dari tumbuhan induk yang cukup renta (10-12 bulan) dengan pertumbuhannya yang normal serta sehat dan seragam. Batang telah berkayu serta berdiameter kurang lebih 2,5 cm lurus dan belum tumbuh tunas-tunas baru.

Teknik Penanaman
Penanaman harus memperhatikan trend serta curah hujan.Waktu tanam yang paling baik ialah awal trend hujan atau sesudah penanaman padi. Jarak tanam yang dipakai pada contoh monokulturan ialah 80 x 120 cm.
Sebelum bibit ditanam disarankan supaya bibit direndam terlebih dahulu dengan pupuk hayati SOT HCS yang telah dicampur dengan air selama 3-4 jam.Kemudian gres dilakukan penanaman di lahan, ini sangat anggun untuk membantu pertumbuhan dari bibit.
Penanaman dilakukan dengan melancipkan ujung bawah stek Ketela, kemudian ditanam sedalam 5 – 10 cm ke dalam tanah.

Perawatan Tanaman Singkong
Penyiangan
Penyiangan bertujuan untuk membuang semua jenis rumput/tanaman liar/tanaman pengganggu yang hidup disekitar tanaman. Dalam satu musim, minimal dilakukan penyiangan sebanyak 2 kali.

Pembubunan
Lakukan dengan menggemburkan tanah disekitar tumbuhan serta setelahnya dibentuk menyerupai gundukan. Waktu pembubunan bersamaan dengan penyiangan, hal ini sanggup menghemat biaya. Jika tanah disekitar pohon terkikis air hujan atau lantaran karena yang lain, maka perlu dilakukannya penimbunan ulang.

Pemangkasan
Perempelan/Pemangkasan tunas perlu dilakukan kerana minimal setiap pohon harus mempunyai 2 atau 3 cabang, hal ini supaya batang pohon tersebut sanggup dipakai sebagai bibit lagi dimusim tanam mendatang.

Pemupukan
Pemupukan perlu dilakukan dengan Pupuk Kandang.Pemupukan dilakukan kalau tumbuhan dirasa tumbuh kurang ideal dan pada ketika tumbuhan singkong berumur antara 2- 3 bulan.
*Baca Juga : Cara Praktis Budidaya Kentang Dengan Hasil Maksimal

Pengairan serta Penyiraman
Kondisi lahan ketela pohon dari awal tanam hingga umur 4-5 bulan selalu dalam keadaan lembab, tapi tidak terlalu becek. Pada tanah kering perlu dilakukan penyiraman serta pengairan. Pada musin kering, penyiraman dilakukan dengan cara disiram langsung.

Panen Singkong
Singkong sanggup dipanen pada ketika warna daunnya mulai menguning serta banyak daun yang rontok atau kalau telah mencapai umur antara 6–8 bulan untuk varietas Genjah serta 9–12 bulan untuk varietas dalam.Singkong dipanen dengan cara mencabut batangnya serta umbi yang tertinggal diambil dengan cangkul atau garpu tanah.Pastikan tidak merusak umbinya karna sanggup menurunkan kualitas serta harganya ketika dijual nanti.
Sumber http://www.waring99.com

Komentar