Jagung yaitu salah satu flora masakan penghasil zat karbohidrat yang paling penting di dunia, tak hanya gandum serta padi.
1) Ulat Daun
Bentuk tanda-tanda pada tumbuhan jagung yang dijangkit hama ulat daun yaitu menyerupai berikut :
- Ulat daun sanggup menjangkit dibagian pucuk daun
- Usia jagung yang dijangkit ulat daun kira-kira 1 bulan
- Daun flora jikalau telah besar bakal jadi rusak
- Pencegahan dikerjakan dengan langkah penyemprotan cairan insektisida diazinon, folidol, basudin, serta agrocide berukuran 1,5 cc pada tiap-tiap 1 liter air.
2) Lalat Bibit
Gejala yang juga sering menyerang tumbuhan ini yaitu ada bekas menyerupai gigitan dibagian daun, pucuk daun layu, serta nentinya jagung bakal mati. Cara penanganannya dengan cara menghembuskan HCH 5% ditiap usia 5 hari. Atau juga sanggup pengobatan dengan cara penyemprotan insektisida Hostathion 40EC, yang banyaknya sekitar 2cc per liter air bervolume semprotan sekitar 100 liter per hektar lahan.
*Baca juga Panduan Terlengkap & Mudah 5 Cara Budidaya Bandeng!
3) Ulat Agrotis
Gejala lain yang juga dialami dibagian batang yang cukup muda yakni putus batangnya dan balasannya tumbuhan mati. Hama Agrotis sp. melancarkan serangan ketika malam serta siang hari. Terdapat 3 macam jenis ulat grayak, yakni :
- Agrotis segetum, berwarna sedikit hitam, dijumpai pada dataran tinggi.
- Agrotis ipsilon, berwarna agak hitam kecoklatan, dijumpai pada tempat dataran tinggi atau juga rendah
- Agrotis interjection, warnanya hitam, terdapat cukup banyak di sekitar pulau jawa
4) Penggerek Daun & Batang
Bagian pada tumbuhan ini yang sering dijangkit ulat sesamia inferens serta pyrasauta nubilasis yaitu pada ruas batang bab bawah serta titik tumbuh pada tunas daun jagung. Gejala yang ditimbulkan tumbuhan ini yaitu berubah layu. Penanganannya sanggup dengan menggunakan insektisida Azodrin 15 WSC yang berdosis 30 liter pada 10 liter air.
*Info harga waring sayur terupdate sanggup Anda cek DISINI
5) Ulat Tongkol
Gejala yang timbul sanggup dilihat dengan terlihatnya bekas gigitan di bab biji serta adanya terowongan pada tongkol jagung. Ulat tongkol menjangkit dalam flora jagung lewat bab tongkol, gres akan makan biji jagung. Penanganannya sanggup dengan penyemprotan menggunakan Furadan 3G ataupun menciptakan lubang didekat tumbuhan, diberikan insektisida serta ditutup kembali. Pakai takaran sekitar 10 gram per meter persegi. Lebih baik dikerjakan ketika tumbuhan masih sedang berbunga, janganlah menjelang masa panen, lantaran sanggup membahayakan Ada yang serta juga mengkonsumsi jagung tersebut, lantaran residu dari cairan insektisida tadi.
Sumber http://www.waring99.com
1) Ulat Daun
Bentuk tanda-tanda pada tumbuhan jagung yang dijangkit hama ulat daun yaitu menyerupai berikut :
- Ulat daun sanggup menjangkit dibagian pucuk daun
- Usia jagung yang dijangkit ulat daun kira-kira 1 bulan
- Daun flora jikalau telah besar bakal jadi rusak
- Pencegahan dikerjakan dengan langkah penyemprotan cairan insektisida diazinon, folidol, basudin, serta agrocide berukuran 1,5 cc pada tiap-tiap 1 liter air.
2) Lalat Bibit
Gejala yang juga sering menyerang tumbuhan ini yaitu ada bekas menyerupai gigitan dibagian daun, pucuk daun layu, serta nentinya jagung bakal mati. Cara penanganannya dengan cara menghembuskan HCH 5% ditiap usia 5 hari. Atau juga sanggup pengobatan dengan cara penyemprotan insektisida Hostathion 40EC, yang banyaknya sekitar 2cc per liter air bervolume semprotan sekitar 100 liter per hektar lahan.
*Baca juga Panduan Terlengkap & Mudah 5 Cara Budidaya Bandeng!
3) Ulat Agrotis
Gejala lain yang juga dialami dibagian batang yang cukup muda yakni putus batangnya dan balasannya tumbuhan mati. Hama Agrotis sp. melancarkan serangan ketika malam serta siang hari. Terdapat 3 macam jenis ulat grayak, yakni :
- Agrotis segetum, berwarna sedikit hitam, dijumpai pada dataran tinggi.
- Agrotis ipsilon, berwarna agak hitam kecoklatan, dijumpai pada tempat dataran tinggi atau juga rendah
- Agrotis interjection, warnanya hitam, terdapat cukup banyak di sekitar pulau jawa
4) Penggerek Daun & Batang
Bagian pada tumbuhan ini yang sering dijangkit ulat sesamia inferens serta pyrasauta nubilasis yaitu pada ruas batang bab bawah serta titik tumbuh pada tunas daun jagung. Gejala yang ditimbulkan tumbuhan ini yaitu berubah layu. Penanganannya sanggup dengan menggunakan insektisida Azodrin 15 WSC yang berdosis 30 liter pada 10 liter air.
*Info harga waring sayur terupdate sanggup Anda cek DISINI
5) Ulat Tongkol
Gejala yang timbul sanggup dilihat dengan terlihatnya bekas gigitan di bab biji serta adanya terowongan pada tongkol jagung. Ulat tongkol menjangkit dalam flora jagung lewat bab tongkol, gres akan makan biji jagung. Penanganannya sanggup dengan penyemprotan menggunakan Furadan 3G ataupun menciptakan lubang didekat tumbuhan, diberikan insektisida serta ditutup kembali. Pakai takaran sekitar 10 gram per meter persegi. Lebih baik dikerjakan ketika tumbuhan masih sedang berbunga, janganlah menjelang masa panen, lantaran sanggup membahayakan Ada yang serta juga mengkonsumsi jagung tersebut, lantaran residu dari cairan insektisida tadi.


Komentar
Posting Komentar