Ikan gabus yaitu sejenis spesies ikan predator yang bertahan hidup di air tawar. Ikan semacam ini sering terkenal dikenal dengan banyaknya banyak sekali nama pada banyak sekali kawasan : bocek, aruan, haruan, kocolan, bogo, bayong, licingan, kutuk, kabos serta masih banyak lainmya. Didalam bahasa Inggris ikan ini dinamai dengan sebutan nama semisal common snakehead. Serta ntuk nama ilmiahnya yaitu Channa striata.
Panduan lengkap budidaya ikan gabus akan dipaparkan sebagai berikut, tahapan-tahapannya mencakup :
1. Sediakan dahulu area guna memelihara ikan gabus, dapat dengan bak dari terpal, maupun bak beralaskan tanah pribadi serta dapat pula bak yang pada alasnya diberi plester.
2. Sediakan juga induk jantan serta betinanya yang dipilih menurut induk yang pastinya sehat, tak jamuran serta tak terserang penyakit.
3. Sesudah telur dapat di buahi oleh sang induk jantan. cara berikutnya yaitu penetasan telur yang sudah dibuahi sebelumnya, ambil sebagian telur menggunakan sekupnet dengan perlahan kemudian taruh pada aquarium dan tunggu saja telur hingga menetas dan berbentuk larva.
BACA JUGA
4. Pemeliharaan pada larva ikan gabus, setelah telur ikan gabus telah menetas, janganlah terburu untuk memberinya pakan, diamkan dulu larva selama sekitar 2 hari. Sesudah 2 hari beru berikan pakan berupa nauplii Artemia sebanyak 3 kali sehari, setelah larva berumur 5 hari beru berilah pankan yang ditambahankan semacam daphnisama sebanyak 3 kali sehari.
5. Siapkan bak sebelum bibit-bibit disebarkan, keringkan lebih dulu bak sekitar 1 minggu, serta barulah itu bak diisikan air, bibit ikan gabus yang berumur sekitar 2 ahad dapat dimasukkan ke dalam bak yang sudah dibentuk tadi. Jangan berikan makan langsung, diamkan dulu sekiar 2 hari, setelah 2 hari gres berikan makan yakni 2 kg tepung pellet.
6. Pada proses santunan pakan perlulah selalu dijaga dan dicek. Harusnya makanan si bibit ikan ini ada kandungan yakni lemak 15%, protein 15%, serta karbohidrat sebanyak 10%, guna tambahannya dapat diberikan ikan teri, anakan rayap, serta daging sisa ampas dapur.
7. Penyortiran atau pemilihan pada ikan gabus ini amat mensugesti pada bertumbuhan kembang bibit ikan yang lainnya.
8. Pemberian pakan pada ikan gabus jangan hingga telat, alasannya sifat ikan ini yakni cukup predator serta dapat saja memakan ikan sebangsa yang lebih kecil ukurannya.
9. Untuk masa panen dan proses panen ikan gabus ini, dapat Anda kerjakan secara teratur/bertahap. Sumber http://www.waring99.com
Panduan lengkap budidaya ikan gabus akan dipaparkan sebagai berikut, tahapan-tahapannya mencakup :
1. Sediakan dahulu area guna memelihara ikan gabus, dapat dengan bak dari terpal, maupun bak beralaskan tanah pribadi serta dapat pula bak yang pada alasnya diberi plester.
2. Sediakan juga induk jantan serta betinanya yang dipilih menurut induk yang pastinya sehat, tak jamuran serta tak terserang penyakit.
3. Sesudah telur dapat di buahi oleh sang induk jantan. cara berikutnya yaitu penetasan telur yang sudah dibuahi sebelumnya, ambil sebagian telur menggunakan sekupnet dengan perlahan kemudian taruh pada aquarium dan tunggu saja telur hingga menetas dan berbentuk larva.
BACA JUGA
Cara Gampang Membedakan Ikan Louhan Jantan & Betina
-
Cara Gampang Budidaya Ikan Mujair Untuk Ekonomi Keluarga
-
Ingin Hasil Panen Kacang Panjang Anda Bermutu Tinggi?? Terapkan Metode Ini
-
Berbagai Manfaat Waring Sayur Dalam Dunia Pertanian
4. Pemeliharaan pada larva ikan gabus, setelah telur ikan gabus telah menetas, janganlah terburu untuk memberinya pakan, diamkan dulu larva selama sekitar 2 hari. Sesudah 2 hari beru berikan pakan berupa nauplii Artemia sebanyak 3 kali sehari, setelah larva berumur 5 hari beru berilah pankan yang ditambahankan semacam daphnisama sebanyak 3 kali sehari.
5. Siapkan bak sebelum bibit-bibit disebarkan, keringkan lebih dulu bak sekitar 1 minggu, serta barulah itu bak diisikan air, bibit ikan gabus yang berumur sekitar 2 ahad dapat dimasukkan ke dalam bak yang sudah dibentuk tadi. Jangan berikan makan langsung, diamkan dulu sekiar 2 hari, setelah 2 hari gres berikan makan yakni 2 kg tepung pellet.
6. Pada proses santunan pakan perlulah selalu dijaga dan dicek. Harusnya makanan si bibit ikan ini ada kandungan yakni lemak 15%, protein 15%, serta karbohidrat sebanyak 10%, guna tambahannya dapat diberikan ikan teri, anakan rayap, serta daging sisa ampas dapur.
7. Penyortiran atau pemilihan pada ikan gabus ini amat mensugesti pada bertumbuhan kembang bibit ikan yang lainnya.
8. Pemberian pakan pada ikan gabus jangan hingga telat, alasannya sifat ikan ini yakni cukup predator serta dapat saja memakan ikan sebangsa yang lebih kecil ukurannya.
9. Untuk masa panen dan proses panen ikan gabus ini, dapat Anda kerjakan secara teratur/bertahap. Sumber http://www.waring99.com

Komentar
Posting Komentar